LABUHANBATU, Bataskota.id – Genderang perang peredaran gelap narkotika di wilkum Polres Labuhanbatu kian gencar. Belakangan ini, angka penangkapan terhadap para pelaku kejahatan narkoba terus menunjukkan grafik peningkatan yang signifikan. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa pemberantasan barang haram tersebut merupakan komitmen utama Polres Labuhanbatu.
Keberhasilan yang konsisten ini tidak terlepas dari komitmen kuat kepemimpinan Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya, bersama Kasat Narkoba AKP Hardiyanto. Strategi dan instruksi tegas yang dikeluarkan oleh pimpinan berhasil diterjemahkan dengan sangat baik oleh para personil di lapangan.
Namun, yang paling mencuri perhatian dalam rentetan keberhasilan ini adalah sepak terjang para Kepala Tim (Katim) Opsnal Satres Narkoba. Mereka adalah ujung tombak, mesin penggerak, sekaligus “hantu” menakutkan bagi para pelaku kejahatan narkoba di Labuhanbatu dan Labura.
Dengan aktifnya para Katim ini bergerak menyisir setiap sudut wilayah, ruang gerak para pengedar, pemakai, hingga bandar besar kini semakin memprihatinkan. Mereka dibuat ketar-ketir dan tidak lagi memiliki ruang aman untuk menjalankan bisnis haramnya.
Di bawah komando Kanit I Ipda S. Ginting, dua Katim Opsnal tangguh, yaitu Bripka Syahputra dan Aiptu Sumedi, terus membuktikan taringnya. Berkat instruksi langsung dan taktis dari Kasat Narkoba AKP Hardiyanto, kedua Katim ini tanpa lelah melakukan perburuan dan penindakan tegas di lapangan. Kejelian dan keberanian kedua katim ini dalam mengendus pergerakan jaringan narkoba membuat para target operasi tak berkutik saat diringkus.
Performa impresif juga ditunjukkan oleh, Kanit II Ipda R. Situngkir. Mengandalkan dua Katim Opsnal andalannya, Aipda Feri Sembiring dan Aipda N.C Gulo, tim ini terus menggempur titik-titik rawan peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Labuhanbatu. Sinergi dan ketangguhan yang ditunjukkan dua katim tersebut di lapangan, terbukti ampuh memutus mata rantai pasokan narkoba, sekaligus memberikan efek jera yang luar biasa bagi para pelaku.
Aktifnya pergerakan para Katim Opsnal ini mengirimkan pesan jelas dan tegas kepada jaringan narkoba di Labuhanbatu, tidak ada tempat untuk bersembunyi. Satres Narkoba Polres Labuhanbatu memastikan akan terus memburu siapa saja yang nekat merusak generasi bangsa dengan narkotika, demi terciptanya kamtibmas yang aman dan kondusif.
Salah satu penindakan yang tegas belakangan ini. Siapa sangka, dipimpin langsung Kasat Narkoba AKP Hardiyanto bersama Kanit I Ipda. S. Ginting mengandalkan dua katimnya berhasil meringkus pengedar sabu berinisial DN alias Dedek (47 Th) di Jalan Paindoan Rantauprapat pada Kamis (28/05) sekira pukul 16.30 WIB.
Padahal, lokasi peredaran ini memiliki lorong sempit dan tak dapat diakses kendaraan roda empat (Mobil). Namun, kejelian dan strategis AKP Hardiyanto dan tim Satres Narkoba hanya menggunakan sepeda motor berbuah hasil. Pelaku DN (47 Th) diringkus petugas dengan barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 1.99 gram bruto.
Selain DN, dilokasi yang sama, petugas juga turut mengamankan 3 orang lainnya masing-masing berinisial S (43 Th) warga Jalan Paindoan, AS (37 Th) warga Jalan Ade Irma Suryani dan DS (35 Th) yakni warga Kampung Baru, Rantauprapat.

Tak hanya berfokus pada lokasi peredaran sabu saja, Satres Narkoba Polres Labuhanbatu juga kerap melaksanakan razia tempat hiburan malam. Kali ini, Kanit II Ipda R. Situngkir bersama dua Katim andalannya, Aipda Feri Sembiring dan Aipda NC. Gulo sukses meringkus pengedar sabu dan pil happy five berinisial S alias Sutan (26 Th) di Perumahan DL Sitorus, Minggu (24/05/2026)
Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya, melalui Kasat Narkoba AKP Hardiyanto menegaskan, operasi berkala ini merupakan komitmen harga mati institusi dalam memberantas narkoba tanpa pandang bulu. Aktifnya para Katim Opsnal di lapangan belakangan ini sengaja diintensifkan untuk mempersempit ruang gerak para pelaku narkobal, mulai dari pemakai, pengedar, hingga bandar besar.
“Strategi lapangan sengaja bertumpu pada kejelian para Katim Opsnal sebagai ujung tombak. Sinergi antara kanit 1 dan 2 terbukti ampuh membaca pergerakan jaringan narkoba. Bahkan di balik hingar-bingar dunia malam yang selama ini dianggap aman oleh para pelaku kini kita sikat satu persatu.” ujar AKP Hardiyanto.
Dengan meningkatnya grafik penangkapan ini, Satnarkoba Polres Labuhanbatu mengirimkan pesan berantai yang tegas kepada seluruh pelaku kejahatan narkotika untuk segera bertobat. Pihak kepolisian memastikan tidak akan memberikan ruang aman sedikit pun demi menjaga situasi kamtibmas yang kondusif serta menyelamatkan generasi muda di Labuhanbatu.(Riotan/Tim)












