AEK KANOPAN, Bataskota.id – Badan Narkotika Nasional Kabupaten Labuhanbatu Utara (BNNK Labura) melaksanakan Operasi bertajuk Saber Bersinar dengan merazia Tempat Hiburan Malam (THM) Star High yang ada di Grand Hotel Kelurahan Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Selasa (26/05).
Kegiatan ini menunjukkan komitmen BNN dalam upaya memberantas penyalahgunaan narkotika khususnya di wilkum Kabupaten Labura. Petugas menciduk belasan pengunjung dari tempat hiburan malam diduga positif menggunakan narkoba.
Operasi Saber Bersinar tersebut tindak lanjut instruksi Kepala BNN RI melalui BNN Provinsi Sumatera Utara kepada seluruh jajaran BNNK untuk meningkatkan rasa aman di tengah-tengah masyarakat.
“Adapun dua lokasi yang kami razia yakni THM Star High lalu ada lokasi di pinggir rel kereta api Mambang Muda,” sebut Kasubbag Umum Ewa Gunawa Simamora
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasubag Umum BNNK Labura, Ewa Gunawa Simamora mewakili Kepala BNNK Muhammad Hendro yang saat ini sedang menjalankan ibadah haji
Tim menyasar sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) diduga rawan lokasi penyalahgunaan narkotika. Razia pertama dilakukan di THM ‘Star High’ Aek Kanopan, tapi dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas tidak menemukan adanya pengunjung terindikasi menggunakan narkoba
Operasi kemudian berlanjut ke sebuah THM yang berada di kawasan pinggir rel kereta api Mambang Muda dan petugas melakukan tes urine terhadap para pengunjung.
“Hasilnya cukup mengejutkan, dari total 22 orang yang menjalani tes urine, sebanyak 13 dinyatakan positif mengandung MET+AMP atau diduga mengonsumsi narkotika golongan I jenis sabu-sabu dan sejenisnya,” katanya.
Lanjut Ewa Gunawa, ke 13 orang yang positif diduga menggunakan narkoba bawa ke kantor untuk di asesmen dan dilakukan rehabilitasi sesuai prosedur berlaku. Operasi Saber Bersinar mendapat dukungan dari Satuan Polisi Pamong Praja sebagai bentuk kolaborasi antara BNN dan Pemkab Labura dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
“BNNK Labura berharap kegiatan seperti ini dapat terus menekan angka prevalensi narkotika dan menciptakan Kabupaten Labura yang bersih dari penyalahgunaan narkotika,” pungkasnya. (Riotan)












