Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Hukum dan Kriminal

Warga Menilai Kapolsek Panai Tengah Tebang Pilih Serta Gagal Berantas Peredaran Narkoba

×

Warga Menilai Kapolsek Panai Tengah Tebang Pilih Serta Gagal Berantas Peredaran Narkoba

Sebarkan artikel ini

LABUHANBATU, Bataskota.id – Warga menuding dengan menilai Kapolsek Panai Tengah AKP Amlan SH tebang pilih dan gagal dalam memberantas narkoba. Meski belakangan ini kerap melakukan penindakan disertai penangkapan bandar sabu serta melaksanakan Gerebek Sarang Narkoba (GSN) namun diketahui hingga saat ini masih banyak peredaran narkoba diwilayah hukumnya.

Hal ini membuat dugaan masyarakat bahwa Polsek Panai Tengah belum sesungguhnya memberantas narkoba dan hanya mampu menangkap pengedar sabu kecil-kecilan. Sebab diketahui, berdasarkan informasi sejumlah warga yang dirangkum menyebut, bebasnya sejumlah titik lokasi peredaran sabu yang beraktivitas tanpa ada penindakan.

banner 325x300

Seperti yang dimaksud, peredaran narkoba yang akhir-akhir ini menjadi sorotan hingga tengah diperbincangkan warga yakni sosok pria berinisial AS alias Akhyar Sirait diduga bandar sabu  yang berada di Malindo, Kecamatan Panai Tengah sebagai titik jaringan peredaran diiwilayah tersebut yang berkuasa.

Salah seorang warga berinisial MK (28 Th) meminta identitas aslinya dirahasiakan merupakan masyarakat  yang bertempat tinggal di Kecamatan Panai Tengah kepada wartawan, Minggu (10/05/2026) menyampaikan informasi bahwa masih maraknya peredaran sabu di wilayahnya.

“Penangkapan bandar sabu kecil yang kerap dilakukan Polsek Panai Tengah dan masih tebang pilih bang. Sekarang ini, masih marak sabu-sabu bang kalau disini. Bandarnya tidak dapat disentuh” ucapnya.

Selanjutnya, kata warga, bisnis narkoba diduga pusatnya dikendalikan AS yang berada di Malindo memiliki sejumlah lokasi peredaran sabu-sabu diantaranya diduga berinisial A alias Bawor yang berada di Dusun Sei Rambe dan inisial  N berada di Warung Geprek Juminten. Tak hanya itu, jaringan peredaran lainnya berada di Dusun 8 Bulu Tolang, Kecamatan Panai Tengah inisial RU dan N. 

“Itu semua di lapangan dikontrol AS bang, sebelumnya dikendalikan bandar besar RB. Kalau RB pemain lama tidak ada percaya kalau dia tidak main apalagi kerjaan dia bertahun -tahun dalam lingkaran narkoba sulit berhenti. Menurut dugaan kami RB sekarang main belakang tidak tampil seperti dulu karena itu cara supaya aman” kata warga.

Sampai saat ini masyarakat berharap dan menaruh harapan besar kepada penegak hukum khususnya Polsek Panai Tengah yang dipimpin AKP Amlan  agar serius memerangi narkoba. Selain itu, warga meminta agar Kapolres Labuhanbatu dan Kapolda Sumatera Utara mengevaluasi kepemimpinan Kapolsek Panai Tengah yang dinilai tebang pilih dalam memutus mata rantai peredaran narkoba.

Saat dikonfirmasi wartawan, Senin (11/05) Kapolsek Panai Tengah AKP Amlan mengatakan, terimakasih atas informasi yang telah diberikan. AKP Amlan juga menegaskan bahwa seluruh personil Polsek Panai Tengah terus berkomitmen dalam memberantas narkoba.

“Terimakasih infonya pak, saya dan seluruh personil Polsek Panai Tengah berkomitmen memberantas narkoba di wilkum Polsek Panai Tengah. Tidak ada istilah tebang pilih, siapa saja yang mengedarkan narkoba atau nekat menjadi bandar narkoba maka akan kami tangkap pak” tegasnya. (Tim/BK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *