Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Ragam

DPC GMNI Jeneponto Resmi Dilantik, Tegaskan Komitmen Kawal Kepentingan Marhaen

×

DPC GMNI Jeneponto Resmi Dilantik, Tegaskan Komitmen Kawal Kepentingan Marhaen

Sebarkan artikel ini

Jeneponto — Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kabupaten Jeneponto sukses menggelar rangkaian agenda besar berupa pelantikan pengurus masa juang 2026–2028 yang dirangkaikan dengan dialog publik serta pemotongan nasi tumpeng dalam rangka peringatan Dies Natalis GMNI ke-72.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipusatkan di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto, Rabu (15/4/2026).

banner 325x300

Mengusung tema “Kepemimpinan Gotong Royong, Wujudkan Trisakti Bung Karno di Bumi Turatea”, momentum ini menjadi penanda bangkitnya kembali nalar kritis gerakan mahasiswa di Jeneponto. GMNI menegaskan perannya sebagai kawah candradimuka kader yang berpihak pada kaum marhaen dalam mengawal kedaulatan serta keberdikarian masyarakat, mulai dari sektor agraria hingga energi.

Ketua DPC GMNI Jeneponto, Bung Nasrul, dalam pidato politiknya menegaskan relevansi konsep marhaenisme di tengah kondisi sosial saat ini.

“Marhaen hari ini telah bertransformasi. Marhaenisme menolak de exploitation de l’homme par l’homme dan de exploitation de nation par nation, yaitu penindasan manusia atas manusia dan bangsa atas bangsa. Siapa pun yang tertindas dan melarat, dialah marhaen,” tegasnya.

Ia juga menyoroti potensi sumber daya alam Jeneponto yang dinilai belum sepenuhnya memberikan dampak kesejahteraan bagi masyarakat.

“Apakah dengan hadirnya PLTB dan PLTU masyarakat benar-benar merasakan kesejahteraan, atau justru hanya menghirup dampaknya?” ujarnya.

Lebih lanjut, tema gotong royong yang diangkat dimaknai sebagai bentuk tanggung jawab kolektif dalam pembangunan daerah.

“Gotong royong bukan sekadar kerja bakti. Dalam kearifan lokal Jeneponto dikenal sebagai A’bulo Sibatang, Accera’ Sitongka-tongka, yakni pembagian tanggung jawab untuk berjuang bersama, untuk dan oleh rakyat. Bung Karno pernah mengatakan, ‘beri aku 10 pemuda akan kuguncangkan dunia’. Di forum ini hadir lebih dari itu, maka tidak ada alasan Jeneponto tidak bisa bangkit,” lanjutnya.

Dialog publik menghadirkan sejumlah narasumber dari tingkat pusat dan provinsi, di antaranya Bung Najib dari DPP GMNI, perwakilan Anggota DPRD Sulawesi Selatan Dr. H. Alimuddin, S.H., M.H., M.Kn yang diwakili Busman, serta Andareas Buma selaku Koordinator Divisi Hukum dan Diklat Bawaslu Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Jeneponto Islam Iskandar, perwakilan KPU dan Bawaslu, serta berbagai organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan di Jeneponto.

Rangkaian acara ditutup dengan sesi dialog interaktif, pemotongan nasi tumpeng, dan foto bersama sebagai simbol soliditas kader dalam menyongsong masa juang dua tahun ke depan.

Ketua DPC GMNI Jeneponto turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut, khususnya kepada Dr. H. Alimuddin, S.H., M.H., M.Kn atas dukungan yang diberikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *