LABUHANBATU, Bataskota.id – Sejumlah masyarakat yang bertempat tinggal di Jalan Kenanga, Gang Setia Budi, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu mengeluh usai pengerjaan rabat beton di lingkungan mereka. Pasalnya, proyek yang dikerjakan dengan menggunakan air warga hingga kini tak kunjung dibayarkan pelaksana.
Diketahui, proyek peningkatan jalan itu dikerjakan CV Buana Perkasa dengan nilai kontrak RP. 296.742.000 dilaksanakan November dan selesai Desember 2025 yang lalu. Dari awal pengerjaan tersebut sejumlah fasilitas warga digunakan seperti air, gudang penyimpanan semen dan tong air. Tak hanya itu, air Masjid Bina Taqwa juga digunakan saat proses pengerjaan proyek tersebut.

Awalnya, pihak pelaksana CV Buana Perkasa berjanji akan membayarkan uang pengganti kepada warga setempat. Mirisnya, setelah pengerjaan proyek rabat beton di Jalan Kenanga Gang Setia Budi, Kelurahan Padang Matinggi itu telah selesai namun pihak pemborong tak kunjung membayarkan uang air warga dan Masjid Bina Taqwa.

Salah seorang warga yang tak ingin disebutkan namanya kepada wartawan, Sabtu (17/1) mengatakan, pengerjaan rabat beton yang dilaksanakan oleh CV Buana Perkasa di Jalan Kenanga, Gang Setia Budi Lingkungan Padang Matinggi dari awal pengerjaan menggunakan air warga dan Masjid At-Taqwa dengan iming-iming akan dibayarkan oleh pelaksana.
“Katanya uang air dibayar bang, namun pengerjaan sudah selesai tapi janji pembayaran uang air warga dan Masjid tak juga dibayar si Doli pemborong bang,” sebut salah seorang warga
Ia berharap, kepada pihak pelaksana proyek rabat beton yakni CV Buana Perkasa segera melakukan pembayaran kepada sejumlah masyarakat yang airnya digunakan terkhusus kepada BKM Masjid Bina Taqwa.
“Kami berharap kepada pelaksana proyek itu segera melunasi segala pembayaran yang seperti awal mereka janjikan bang,” tutup sumber












