Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Ragam

Sempat Ditutup BGN, 5 SPPG di Labuhanbatu Beroperasi Kembali Lanjutkan Program MBG

×

Sempat Ditutup BGN, 5 SPPG di Labuhanbatu Beroperasi Kembali Lanjutkan Program MBG

Sebarkan artikel ini

LABUHANBATU, Bataskota.id –  5 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah Kabupaten Labuhanbatu yang sempat dicabut sementara izin operasionalnya beroperasi kembali. Ke 5 SPPG itu telah terverifikasi dan dinyatakan layak beroperasi melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pencabutan pemberhentian operasional sementara 5 SPPG tersebut setelah Badan Gizi Nasional (BGN) menerima bukti pengajuan persyaratan utama bahwa SPPG dalam proses pengajuan Sertifikat Laik Hiegine Sanitasi (SLHS) di Dinas Kesehatan Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara.

banner 325x300

Hal tersebut dibenarkan Kordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Prisila Dinanti, S.SI, MH, kepada wartawan, Kamis (12/03) menyampaikan, 5 SPPG di Labuhanbatu yang sempat ditutup sementara  beroperasi kembali setelah terverifikasi proses pengurusan SLHS.

“5 SPPG sudah beroperasi kembali setelah melampirkan bukti pengurusan SLHS diterima Badan Gizi Nasional. Saat ini,  tahapan pengurusan SLHS masih dalam proses dan sampel masih dilaboratorium,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 5 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Labuhanbatu ditutup sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Penutupan SPPG ini dikarenakan belum memiliki Sertifikat Laik Hiegine Sanitasi (SLHS) yaitu standar kebersihan, kesehatan dan keamanan pangan dari dinas kesehatan setempat.

Adapun Ke 5 SPPG  tersebut adalah, SPPG Rantau Utara Padang Bulan, SPPG Rantau Selatan Bakaran Batu 2, SPPG Panai Hulu Teluk Sentosa, SPPG Bilah Hilir Negeri Lama dan SPPG Rantau Utara Pulo Padang. Operasional SPPG ini dicabut sementara sejak 09 Maret 2026.

Imbas penutupan sejumlah SPPG tersebut, terdapat ribuan penerima manfaat di Kabupaten Labuhanbatu sementara tidak akan menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga SPPG tersebut kembali beroperasi.

Diantaranya, SPPG Padang Bulan diketahui beralamat di Gang Ladon, Kelurahan Kartini, Kecamatan Rantau Utara, sementara tidak mendistribusikan MBG ke penerima manfaat di  SDN 01, SDN 10,  SD N 18, SDN 25 Rantau Utara dan SMA N 1 Rantau Utara.

SPPG Teluk Sentosa dapur milik yayasan Kumle Jaya Bermartabat  di Jalan Pasar Batu, Desa Cinta Makmur, Kecamatan Panai Hulu sementara juga tidak mendistribusikan program MBG ke SMP N 1 Panai Hulu, SDN 12, SDN 22, SDN 13  Panai Hulu, MIS Al Munawaroh dan Ponpes Al Mujahid.

Kemudian, dapur SPPG Negeri Lama di Jalan Besar Negeri Lama, Kelurahan Negeri Baru, Kecamatan Bilah Hilir. SPPG ini sebelumnya telah beroperasi dan sementara tidak mendistribusikan Makan Bergizi Gratis (MBG) ke SDN 01, SDN 02, SDN 07 Bilah Hilir, SMPN 1 Bilah Hilir dan SMA N 1 Bilah Hilir.

Selanjutnya, SPPG Rantau Utara Pulo Padang. Sebelumnya telah beroperasi dan kini ditutup sementara. Dampaknya, SPPG ini berhenti mendistribusikan MBG ke sekolah MIS Harisma Pulo Padang, SDN 16, SDN 23 Rantau Utara, RA Misbahu Zikri, MIS Al Ikhlas dan MTS Misbahu Zikri. Sementara itu, SPPG Bakaran Batu 2 yang belum sempat beroperasi namun masuk dalam data penutupan sementara.

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Labuhanbatu, Prisila Dinanti S,SI, MH, membenarkan perihal adanya penutupan sejumlah SPPG tersebut dan menyampaikan bahwa saat ini pihak yayasan dapur SPPG yang ditutup tengah melakukan proses pendaftaran SLHS.

“Untuk wilayah Labuhanbatu ada 5 SPPG. Yaitu, SPPG Padang Bulan, SPPG Bakaran Batu 2, SPPG Teluk Sentosa, SPPG Bilah Hilir Negeri Lama dan SPPG Rantau Utara Pulo Padang. Saat ini pihak yayasan dalam proses pendaftaran SLHS,”  ucap Prisila/(Riotan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *